20 Anggota Banser Dibekali Kiat Cegah Narkoba.

0
366

Cilacapnews.com . Cilacap – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap menggelar bimbingan teknis penggiat anti narkoba bagi masyarakat, di Ruang Widarapayung Hotel Mutiara Cilacap, Rabu (8/8/2018) pagi.

Kegiatan ini diikuti 20 orang pengurus/anggota Satkorcab Banser dan GP Ansor Cilacap. Bimbingan teknis bertujuan membentuk penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat.

Acara dibuka Kepala BNN Kabupaten Cilacap AKBP Drs Triatmo Hamardiyono MSi yang sekaligus memberikan materi “Kebijakan dan Strategi Nasional dalam Upaya P4GN”.

“Dengan kegiatan ini akan ada tindak lanjut, agar para peserta memahami persoalan narkoba di Indonesia dan menyadari bahwa persoalan narkoba merupakan tanggung jawab bersama,” ucapnya.

Dia mengharapkan peserta mampu menjadi penggiat anti narkoba di lingkungan masing-masing, dan mampu memberikan sosialisasi kepada masyarakat, memfasilitasi warga yang membutuhkan rehabilitasi, serta melaporkan kepada pihak berwajib apabila ada indikasi peredaran gelap narkoba di lingkungannya.

Selain itu, peserta juga mendapat materi dari Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Cilacap Parwito SSos MM yakni “Dinamika Kelompok dan Pengarahan Program”.

Erna Juliana, praktisi komunikasi didapuk memberikan materi “Teori dan Praktek Public Speaking”, sedangkan materi mengenai “Aspek Hukum dalam Pemberantasan Narkotika” disampaikan AKP Koliq Salis Hirmawan SH yang juga Kasat Narkoba Polres Cilacap. Rencananya acara ini berlangsung dua hari hingga Kamis (9/8/2018).

Terpisah, Kasat Kerja Banser Kabupaten Cilacap Jamaluddin mengatakan kegiatan ini untuk mengurangi, membendung, dan membentengi generasi penerus dari ancaman serius bahaya narkoba.

“Banser bisa membantu menjadi corong sampai ke bawah, tentang bahaya narkoba. Karena tidak mungkin bisa lepas dari bahaya narkoba jika informasi tentang narkoba tidak sampai ke masyarakat,” tandasnya.

Dia menegaskan, jika ada anggota Banser yang terbukti menggunakan narkoba maka akan ditindak secara serius dengan mencabut seluruh hak-haknya sebagai anggota Banser. “Jangankan pengguna narkoba, pemakai miras pun jika itu anggota Banser, maka hak-haknya juga akan dicabut,” kata Jamaluddin.

Menjawab awak media, Parwito menerangkan anggota Banser dipanggil mengikuti bimbingan teknis untuk menjadi corong BNN di lingkungan masing-masing.  “Sebelum menjadi corong kita bekali dengan beberapa materi yakni TOT, public speaking, pencegahan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Menurut dia, kegiatan dua hari ini ada 8 materi atau bekal yang diberikan kepada anggota Banser dan GP Ansor Cilacap. “Anggota Banser sebelum terjun menjadi corong BNN harus mampu karena mereka nantinya akan membentuk corong-corong baru,” pungkasnya. (Rus/Cn/002)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here