CILACAP - Menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Cilacap akan menyesuaikan dengan himbauan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si.
Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Cilacap dr. Moch. Ichlas Riyanto, M.M melalui Kepala Bagian Umum (Kabag Umum RSUD) Eko Supriyati.
"RSUD Cilacap mrlaksanakan himbauan daripada Bupati Cilacap untuk mempersiapkan cuti lebaran. Kita dari layanan umum terutama layanan kesehatan di rumah sakit umum sudah disiapkan untuk jadwal dari manajemen sampai dokter jaga, dokter spesialis dan semua yang ada di rumah sakit selama libur lebaran," katanya, Sabtu, (15/03/2025).
Ia menambahkan, bahwa kita Insyaallah berjalan dengan baik sesuai dengan tahun-tahun yang dulu yang sudah kita lakukan, dan untuk ketersediaan tempat tidur Insyaallah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami menghimbau kepada masyarakat setelah satu bulan penuh melakukan puasa dan setelahnya ada makan-makan yang enak, masyarakat jangan membabi buta untuk menikmati hidangan lebaran yang akhirnya nanti di sistem tubuh kita akan kaget bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," himbaunya.
Disinggung tentang cuti lebaran, Eko menrgaskan bahwa intuk cutinya kita atur sendiri, tidak sesuai dengan pemerintah yakni satu hari sebelum lebaran, dan dua hari setelah lebaran. Kalau kita mengikuti cuti sesuai dengan pemerintah akan terjadi ketimpangan atau kekosongan pelayanan di rumah sakit. Akhirnya pada saat nanti masuk di hari kerja akan terjadi penumpukan pasien yang sangat luar biasa (baik itu di rawat jalan maupun di gawat darurat).
Terkait kegiatan selama bulan ramadhan 1446 H, Eko Supriyati menandaskan bahwa rumah sakit sudah punya planning setiap tahunnya, seperti di tanggal 18 ikut bagian di dalam pasar murah di lapangan Krida Gumilir, dan di acara bukber dengan memberi santunan kepada wilayah sekitar yang gandeng dengan rumah sakit RT RT yang tembok berbatasan dengan rumah sakit langsung, itu sudah jadi rutinitas kami.
"Disaat cuti, seluruh karyawan standby semua, dari dokternya, perawatnya, rongsen, laborat, semua ada jadwalnya, semua ada piketnya, tidak ada yang tidak piketnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. (*)