30 Orang Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Purbalingga Mendapat Penyuluhan Hukum

0
171

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Sebanyak 30 orang warga binaan pada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purbalingga mendapat penyuluhan hukum, Selasa (16/3). Gelaran penyuluhan hukum itu sendiri merupakan buah kerjasama apik antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah dengan Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Pusat Purwokerto, program pengabdian masyarakat (ABDIMAS) Kantor Hukum Elza Syarief, dan Fakultas Hukum UNTAG 45 Jakarta.

Acara dmulai dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di pandu derigen Beta Setyaningrum staf rutan Purbalingga. Dalam sambutannya ketua panitia pelaksana penyuluhan hukum LBH-PK Pusat Hartomo, SH., MH mengatakan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Kepala Rutan Purbalingga. “Salam dari ketua umum kami yakni Bapak H. Sugeng, SH., MSI untuk Ka.Rutan dan jajarannya. Mohon maaf ketua umum LBH-PK masih di Jakarta untuk bersidang di KPK,” kata pendiri LBH-PK tersebut.

Sementara itu Kepala Rutan Kelas IIB Purbalingga mengatakan acara penyuluhan hukum ini sangat bagus. “Penyuluhan hukum dari LBH-PK ini sangat bagus untuk kami beserta jajaran dan semua warga rutan Purbalingga. Secepatnya sinergi perlu di lakukan guna mengoptimalkan bantuan hukum gratis ini, ” ujar Ka. Rutan Purbalingga Lindu Prabowo, Bc. IP., S. IP.

Hadir dalam acara ketua LBH-PK Cabang Purbalingga Nugroho Notonegoro, SH, M. Fuad, SH, Faiq El-Himma, SH. Narasumber Penyuluh Hukum Ahli Muda Kanwil Kemenkumham Jateng Rina Desi Ariyanti, SH., MH memaparkan UU No. 16/2011. “UU No. 16/2011 ini tentang bantuan hukum gratis bagi orang miskin atau kelompok orang miskin dan tak mampu. Artinya negara hadir untuk melindungi hak-hak rakyat utamanya orang miskin yang berhadapan dengan hukum,” paparnya.

Narasumber kedua advokat muda berbakat yang menjadi Kadiv Litigasi LBH-PK, dosen hukum, penulis buku-buku hukum Dr. KurniawanTriwibowo, SH., MH., CPL. Kurniawan di dapuk materi UU No. 35/2009 tentang narkotika dan upaya hukum. “Di negara kita narkotika itu di larang maka jangan coba-coba melanggar,” ujar advokat muda berbakat yang punya hobi menulis, membaca dan traveling tersebut.

Sesi dialog dan tanyajawab memunculkan beberapa penannya salah satunya bertanya syarat menjadi Justice Collaborator. Narasumber virtual advokat kondang Dr. Hj. Elza Syarief, SH., MH sementara tidak bisa terhubung karena masih menjadi penguji disertasi.

Diakhir acara Ka. Rutan Purbalingga berkesempatan menerima cinderamata berupa buku dari Kantor Hukum ABDIMAS Elza Syarief yang diserahkan secara simbolis oleh Wagiman, S.Fil., SH., MH. Acara yang di laksanakan dengan protap kesehatan Covid-19 berjalan lancar, aman dan tertib di akhiri dengan doa bersama. (cn / tro / 05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here