4 Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur Diamankan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan

0
42

Jakarta, cilacapnews.com – Konferensi Pers Hasil Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur Jo Pengeroyokan Oleh Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan bertempat di Aula Lt.4 Polres Tangerang Selatan Pukul : 15.00 Wib s/d Selesai. Senin (13/12/2021).

Pelaksana Konferensi Pers AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H, S.I.K, M.H. (Kapolres Tangerang Selatan), Didampingi oleh Kompol Yudi Permadi, S.S., S.I.K. (Kapolsek Serpong), AKP Aldo Primananda Putra, S.I.K., M.Si. (Kasat Reskrim), Briptu Bella Yesy Dian Carera.

Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan telah berhasil mengungkap tindak pidana Kekerasan terhadap anak dibawah umur Jo Pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 ayat 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak Juncto Pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 ke-3.

Para pelaku melakukan pengeroyokan kepada korban menggunakan senjata tajam sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kronologis, Pada hari Rabu, tanggal 08 Desember 2021, sekitar Pukul 16.30 WIB di Jl. Raya Ciater Gg. H Amat Kel. Ciater Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan, telah terjadi Tawuran antara pelajar SMK Islamic Ciputat dengan SMK Ruhama Ciputat yang mengakibatkan Korban Meninggal Dunia.

Awal mula kejadian dikarenakan berselisih karena diejek (Kalah Bertanding) saat bermain futsal di Super Shoot Tanah Tinggal Jombang, Ciputat. Selanjutnya pihak dari SMK Ruhama mengirimkan pesan melalui DM Instagram kepada akun IG SMK Islamic yg berisikan janjian untuk sparing tawuran.

Namun, pada saat di TKP telah bersiap juga Pelajar dari SMK 1 untuk melakukan sparing tawuran, Sehingga mengakibatkan tawuran diantara SMK Ruhama yg baru datang dari arah Ciputat dan SMK 1 yang telah siap di TKP.

Dari kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa yang mengalami luka sobekan akibat benda tajam di lengan tangan kiri.

Saat kejadian korban membawa sepeda motor namun ditendang oleh lawan sehingga terjatuh ke sisi pinggir jalan. Selanjutnya korban langsung disabet menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan luka sobek cukup parah dibagian lengan kiri.

Korban tidak dapat terselamatkan ketika hendak diberikan pertolongan di RS UIN Syarif Hifayatullah Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan.

Korban M.A.A, Laki-laki, Pelajar, Jl. H. Batong Raya No. 44 Rt.04/06 Kel. Cilandak Barat Kota Jakarta Selatan.

TersangkaM.I Als I, Laki-laki, Pelajar, Kp. Rawa Buntu RT.02/RW02 Kel. Rawa Buntu Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan, S.W.S Als I, Laki-laki, Pelajar, Jl. Sukasari Kp. Kedaung No. 22 Rt. 03/03 Kel. Serua Indah Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan, H.N Als R, Laki-laki, Pelajar, Jl. Ciater Barat Kp. Ciater Barat Rt.01/01 Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan, M.D Als G, Laki-laki, Pelajar, Kp. Ciater Rt. 06/07 Kel. Ciater, Kec. Serpong Kota Tangerang Selatan.

Barang bukti, 1 (satu) lembar Visum Et Repertum, 1 (satu) buah baju sekolah korban, 1 (satu) buah celana korban, 1 (satu) buah sepatu korban, 1 (satu) buah kaos kaki korban, 1 (satu) buah baju kaos korban, 1 (satu) buah celana pendek korban, 1 (satu) buah jaket korban, 1 (satu) unit motor Aerox warna Hitam (Pelaku anak), 1 (satu) unit motor Honda Beat warna putih Biru (Korban) No.Pol. B 6521 WPA, 4 (dua) Buah Celurit, 2 (dua) Buah Samurai, 2 (satu) Buah Klewang, 1 (satu) Buah Golok Sisir.

Pasal yang dilanggar, Pasal 80 ayat 3 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak Juncto Pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 ke-3 tentang Kekerasan terhadap anak dibawah umur Jo Pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan hukuman 15 tahun penjara.(desy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here