Akibat Banjir, Puluhan Lahan Pertanian di Purbalingga Tergenang Air

0
340

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa sungai meluap. Akibat luapan sungai Klawing dan Serayu di kabupaten Purbalingga menyebabkan puluhan lahan pertanian tergenang air dan bahkan masuk ke pemukiman warga. Kamis, (03/12/2020).

Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Mukodam, SPt menginstruksikan kepada jajaran BPP Kecamatan dan penyuluh pertanian di wilayah terdampak untuk melakukan pendataan dampak banjir terhadap lahan pertanian. Dan beberapa luas yang terendam, berapa luas standing crop yang terendam, menjadi rusak dan gagal panen.

Menurut para penyuluh pertanian dilapangan, bahwa untuk Kecamatan Kaligondang terdapat dua desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Penolih dan Desa Cilapar, berupa lahan sawah sedang dalam pengolahan dan persiapan pembuatan persemaian. Di Desa Penolih luas lahan pertanian yang tergenang kurang lebih 64 hektar, sedangkan Desa Cilapar 20 hektar. Sedangkan di Kecamatan Kemangkon hampir semua desa terdampak.

Sementara, Kepala BPP Kecamatan Kemangkon, Nanieq Istikomah, SP menjelaskan, bahwa ada 18 desa dari 19 desa di Kecamatan Kemangkon yang terdampak banjir.

“Sedangkan tanaman budidaya yang dominan terendam adalah Padi, sayuran dan buah buahan.”jelasnya.

Traktor roda 4 (Jhon Deer) milik Brigade Alsintan juga turut berperan aktif dalam pembagian logistik yang disediakan dapur umum.(cn/hd/02).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here