Bambang Sutanto: Cilacap Punya Potensi yang Sangat Tinggi

0
428

Cilacap News  – Jika dilihat dari berbagai sisi, Kabupaten Cilacap memiliki potensi yang sangat tinggi. Jika dikelola dengan baik maka akan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkesinambungan. Tidak  hanya sekali, kemudian ke belakang tidak mendapatkan hasil.

Demikian dikatakan bakal calon wakil bupati Cilacap Bambang Sutanto kepada wartawan, di salah satu rumah makan di Jalan Brigjen Katamso, Cilacap, Senin (10/10).

Bambang yang baru pertama kali bertatap muka dan berkenalan dengan wartawan itu menambahkan, untuk menggali potensi tersebut, yang harus dibenahi adalah infrastruktur, terutama di bidang transportasi umum dan pariwisata baik transportasi darat, laut, maupun udara.

“Kemudian sektor pariwisata. Saya bukan orang politik, tapi saya orang profesional. Jadi bidang saya ya profesi. Namun, tentunya di sini jujur saja, ada keuntungan buat saya karena tidak ada keterikatan dengan pihak manapun. Dan, tentu kalau ada yang salah saya tabrak,” katanya.

Ditambahkan, untuk mengembangkan potensi Cilacap, yang pertama dilakukan adalah mengembangkan infrastruktur untuk transportasi umum, baik transportasi darat, transportasi udara, maupun transportasi air atau laut.

“Pariwisata di Cilacap perlu adanya pengelolaan yang baik karena merupakan pendapatan asli daerah di mana daerah itu berdiri dan tidak memerlukan cost yang tinggi,” imbuhnya.

Di Pangandaran yang mengandalkan wisata bahari, kata Bambang, kenapa tidak dicontoh oleh Cilacap. “Ini yang mesti kita cermati. Dan, itu harus ada yang bisa, yang mampu membuat Cilacap menjadi lebih maju,” lanjutnya, sembari membeberkan bahwa pariwisata harus didukung oleh angkutan darat.

Menurutnya, angkutan darat di Cilacap kurang menggeliat. Hanya berkisaran di Cilacap saja, muter-muter di situ. Bahkan, angkutan kota seakan berhenti dan hanya segelintir jumlahnya, kalah banyak dengan angkutan pribadi, seperti sepeda motor, mobil yang mulai berkembang hingga saat ini.

Bagaimana cara mengembangkannya? Bambang mengatakan, kalau ditanya seperti itu, maka terminalnya harus dipindah.

“Kenapa? Sekarang ini tak banyak angkutan kota atau angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) masuk Cilacap. Jika ingin bisa masuk Cilacap, solusinya adalah terminalnya kita bikin di luar kota Cilacap. Di Sampang misalnya, karena di situ jalurnya jalur luar kota. Dari Surabaya, dari Jakarta dan dari mana saja, semuanya lewatnya situ. Kalau yang mau lewat timur, kita cegah lewat situ, supaya ada retribusi,” bebernya.

Dengan demikian, ucapnya, kalau ada dari luar kota dan luar provinsi, maka cilacap ini paling tidak ada titik transportasi sehingga perekonomian akan menggeliat.

Untuk memindahkan terminal tentu akan timbul pertanyaan lagi, duitnya dari mana. Ya dari investor. Mereka akan masuk Cilacap kalau kondisi transportasinya dibenahi.pungkasnya ( estanto/050904 )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here