Bandara Cilacap Di Minta Mengamankan Radius 15KM,Bangunan Di Kendalikan Ketinggiannya

0
507

Cilacapnews.com  – Sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan ( KKOP ) berlangsung di Aula Meeting Hotel Dafam Jalan Wahidin Cilacap, Kamis ( 8/12/2016).

Sesuai dengan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Kepala Seksi Operasional Bandar Udara yang mengawasi Bandar Udara di Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur dan Kalimantan di bawah Kementrian Perhubungan Yudi Setiawan mengatakan betapa pentingnya Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan ( KKOP ) karena akan Menjamin Keselamatan dan Keamanan Penerbangan, Melindungi masyarakat di sekitar bandar udara terhadap kemungkinan bahaya kecelakaan pesawat udara dan Mempertahankan Eksistensi Bandar Udara dan pengembangannya.
” Bandara di Kabupaten Cilacap di minta mengamankan Radius 15Km di mana bangunan bangunan yang tinggi harus di kendalika ketinggiannya , ” kata Yudi.

Kami akan mengkaji bangunan yang tinggi karena ada bangunan di Adipala yang tinggi dan ada penerbang yang complain, kita sudah teruskan kementrian dan sudah memberikan Not Time ya itu pemberitahuan bahwa di Adipala ada bangunan tinggi , ” lanjutnya

Bandara Tunggul Wulung dengan Ketinggian 1400 akan di kembangkan menjadi 1600 Panjang Landasan, Karena Pesawat yang terbaru dan yang terbanyak adalah jenis ATR 72 membutuhkan panjang landasan 1600, mungkin nanti ada pendatangan komersil yang di daerah Papua di namakan Subsidi Teknis Tunggal jadi apabila penumpangnya banyak maka akan berkembang terus.

Batas batas Kawasan Kebisingan adalah kawasan tertentu di sekitar bandar udara yang terpengaruh gelombang suara mesin pesawat udara, Peranan Pemda untuk Kawasan Kebisingan di Bandar Udara dan Sekitarnya sebagai dasar Pemerintah Daerah dalam menetapkan Perencanaan, Pembangunan, Penetapan, dan Penataaan Pengguna lahan di sekitar Bandar Udara , ” ungkap Yudi.(nani/050904).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here