Cawabup – Bambang S, Berikan Solusi Untuk Kaum Marjinal, Masyarakat Kurang Beruntung dan Pra Sejahtera.

0
383

CilacapNews.com  – Bambang Sutanto Cawabup no urut 3, bersilaturahmi dengan perwakilan Paguyuban tukang becak, sekaligus bersama puluhan  pengayuh becak dengan didampingi Ketua Dpc Partai Gerindra Kabupaten Cilacap Suyatno, Timses dan sejumlah fungsionaris dari partai pengusung ( Gerindra dan PKS )  di rumah makan Gudeg Ayam Jalan Katamso Cilacap, Sabtu (29/10).

Dalam penyampaianya Bambang Sutanto mengatakan, Masyarakat Marginal adalah masyarakat kelas bawah yang terpinggirkan dari kehidupan masyarakat. dan kategori kelompok masyarakat pra sejahtera yang tersisih dan kadang juga di sisihkan dari pembangunan sehingga tidak mendapat kesempatan untuk menikmati  pembangunan itu sendiri.

Cawabup Bambang Sutanto begitu peduli dengan Masyarakat pra sejahtera khususnya tukang becak yang termasuk didalamnya kategori golongan miskin yang  merupakan prioritas bagi Fran – Bambang seandainya terpilih nanti. Kategori masyarakat miskin di Cilacap ada kurang lebih 229 ribu orang, maka salah satu prioritasnya adalah mensejahterakan rakyat terutama rakyat miskin dengan tehnik2 tersendiri sesuai dengan visi misi kami.

Saya menyapa saudaraku para pengayuh becak sebagai perhargaan kami akan profesi sebagai tukang becak, dahulu pun saya pernah merasakan masa sulit sehingga saya bisa merasakan apa yang bapak alami. Menilik dari itu kami akan menyediakan wadah khusus untuk profesi tukang becak dan memberikan solusi alternatif di antaranya akan mengembangkan pariwisata karena bisa memberikan imbas positif bagi ekonomi  para tukang becak.

 Selain angkutan umum, delman bahkan becak pun bisa di jadikan angkutan wisata, disamping itu paguyuban tukang becak akan di beri wadah, di beri pelatihan, pendampingan hingga urusan simpan pinjam, agar nantinya bisa mandiri dan berprofesi yang lebih baik.

Kelembagaan tukang becak memang lemah karena terbentur dengan masalah kualitas SDM maka dari itu akan kita benahi,  jika perlu akan di buat korps khusus dari komponen masyarakat untuk membina dan mendampingi paguyuban tukang becak , ” imbuh  Bambang.

Di singgung masalah pemekaran Bambang Sutanto mengatakan sepakat dengan pemekaran, karena pemekaran sama halnya dengan pemerataan kehidupan ekonomi ” Ketika Kabupaten Cilacap tidak di mekarkan maka untuk menjangkau pelayanan di masyarakat kurang maksimal. Wilayah Cilacap sangat luas hingga untuk pemerataan pembangunan sulit untuk di jangkau, bahkan untuk pelayanan mengurus surat saja membutuhkan waktu 3 – 4 jam sehingga kurang efisien.

Mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai ( nelayan ) Bambang mengatakan,  kami  punya visi misi dengan singkatan MAS ( Merakyat Adil Sejahtera ), sebagai pemimpin harus dekat dengan rakyat dan mensejahterakan rakyat, setelah itu baru mampu berbuat adil di semua kalangan. Termasuk merata di kalangan nelayan, tukang becak, masyarakat miskin, ekonomi lemah dan masalah infrastruktur  yang ada.

Untuk masalah Infrastruktur,  di desa-desa pada saat ini masih berjalan di tempat, kalo pembangunan bagus dan jalan-jalan di hotmik itu bukan prestasi, yang berprestasi adalah pembangunan di desa-desa, tidak ada keinginan dan kemauan untuk menggali potensi di Cilacap. Padahal sudah banyak di ketahui bahwa potensi Cilacap sangat luar biasa, pembangunan tidak hanya menggunakan APBD tetapi mendatangkan investor baik dari lokal maupun asing , tegas  Bambang. ( nani 050904 ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here