Di Sungai Serayu Kini Tumbuh Bendungan Beton Yang Tidak Terawat.

0
496

Cilacap News.com – Lagu Kroncong  karya R. Sutedjo yang sering terdengar di tempat umum seperti di beberapa stasiun kereta api  dan tidak asing lagi bagi telinga orang banyumas adalah, Di tepinya Sungai Serayu, waktu fajar menyingsing, pelangi merona warnanya, nyiur melambai-lambai, warna air sungai nan jernih dan seterusnya, ini menggambarkan kondisi Sungai Serayu saat lagu itu dibuat.

Kini, air Sungai Serayu keruh, sedangkan di bagian tengah dan hulu, mengalami kerusakan yang mungkin diakibatkan penambangan pasir. Ditambah  adanya Pondasi Jembatan Rel Kereta Api serta Tiang Penyangga Pipa Pertamina seperti yang terbentang di antara Kecamatan Maos dan Kecamatan  Kesugihan.

Bahkan disekelilingnya PONDASI  yang ada  saat ini, terlihat sudah tumbuh rerumputan  yang semakin terlihat tidak terawat serta membuat tidak indahnya Sungai Serayu, diharapkan perlu adanya solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, siapa yang bertanggung jawab dalam hal kebersihanya maupun yang memberikan ijinnya.

Mungkinkah, perlu adanya pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan Sungai Serayu yang dapat dilakukan melalui swakelola dan perlu adanya ketegasan penegakan hukum dan pencarian solusi untuk mengubah paradigma agar Sungai Serayu masih bisa dinikmati generasi yang akan datang.

Semestinya aturan yang terkait dengan  sungai sangat diperlukan,  sehingga penataan dan pemanfaatan sungai jauh lebih tertata dengan adanya aturan yang tegas. Dengan demikian, akan diketahui batasan-batasan pemanfaatan sungai jika ada investor yang masuk, sebenarnya Sungai Serayu memiliki simpul-simpul yang dapat dimanfaatkan sebagai penopang otonomi daerah.(g/050904).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here