DUA TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PENGELOLAAN PENYERTAAN MODAL BUMDES DESA BULUPAYUNG DITANGKAP KEJARI CILACAP

0
162

CILACAP (cilacapnews.com) – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Jawa Tengah berhasil menangkap dua orang tersangka kasus tindak pidana korupsi pengelolaan penyertaan modal BUMDes Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Cilacap Tahun Anggaran 2016-2020, Rabu (3/3/2021).

Keduanya adalah EP dan S. EP diketahui sebagai Direktur CV Akbar Perkasa dan tersangka S, Ketua BPD Desa Bulupayung. Selanjutnya akan ditahan terhitung hari ini sampai 20 hari ke depan

Kasi Pidsus Muhammad Hendra Hidayat yang memimpin penangkapan terhadap kedua tersangka menyampaikan penahanan tersebut didasarkan bukti-bukti permulaan yang cukup atas dugaan tindak pidana yang dilakukan kedua tersangka.

Dari kasus ini, kerugian negara ditaksir Rp 900 juta dan didukung beberapa bukti. Dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Apabila sudah lengkap segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Semarang,” kata Kajari Cilacap Tri Ari Mulyanto SH MH melalui Kasi Pidsus Muhammad Hendra Hidayat.

Tersangka kooperatif dan tidak melawan sehingga tidak menghambat pelaksanaan proses penangkapan, dari awal sampai dipindahkan ke Lapas Cilacap.

Hendra menjelaskan dari gelar perkara pada Senin kemarin, ada 4 orang sebagai saksi. Tim jaksa kemudian menetapkan EP dan S sebagai tersangka.

“Jadi hari ini juga, keduanya kita tetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana penyertaan modal BUMDes Pemdes Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap,” jelad Hendra, Rabu (3/3/2021).

Setelah diperiksa, penyidik membawa keduanya ke Lapas Cilacap. Sementar auditor dari inspektorat sedang menghitung kerugian negara. “Untuk sementara hitungan masih di angka Rp 900 juta,” imbuh Hendra.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan tersangka lain, Hendra mengatakan masih dalam pengembangan. Dan saat ini, sedikitnya 10 orang dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Cilacap. (cn/gal/08)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here