Dua Warga Terluka Akibat Tanah Longsor Di Banyumas.

0
426

Cilacapnews.com. Banyumas – Tanah longsor yang terjadi di Desa Kutaliman RT 02 RW 07, Kabupaten Banyumas, Kamis (7/12) mengakibatkan dua warga mengalami luka-luka akibat terkena dinding dapur yang. Korban bernma Lewih (45) mengalami luka pada bagian kepala sebelah kiri sehingga dirawat di Rumah Sakit Islam Purwokerto dan Sartini (29) mengalami luka lecet-lecet di punggung.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo mengatakan korban, Lewih Kamis malam langsung menjalani operasi yang dimulai sejak pukul 21.00 WIB karena selain luka di kepala, pembuluh darah korban pecah.
“Tanah longsor itu terjadi saat hujan lebat pada hari Kamis (7/12), sekitar pukul 16.00 WIB, dan menimpa bagian belakang rumah Rismanto (53), warga Desa Kutaliman RT 02 RW 07, Kecamatan Kedungbanteng,” terangnya.
Oleh karena tidak kuat menahan material longsoran, dinding dapur Rismanto jebol sehingga mengenai dua korban, Lewih dan Sartini, yang sedang membereskan gerabah.
“Kebetulan Rismanto baru selesai menggelar pengajian barzanji sehingga ibu-ibu termasuk kedua korban bergotong royong membereskan gerabah yang digunakan dalam acara tersebut,” katanya.
Setelah menerima informasi mengenai tanah longsor tersebut, kata dia, TRC BPBD Banyumas segera mendatangi lokasi kejadian untuk mendata dampak bencana.
Ia mengatakan berdasarkan pendataan sementara, panjang dinding dapur yang jebol mencapai 6 meter dan tinggi 3 meter.
“Kerugian material ditaksir sekitar Rp5 juta,” katanya.
Sementara itu Kepala BPBD Banyumas Prsetyo mengingatkan berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, curah hujan bulan Desember di Kabupaten Banyumas berkisar 401-500 mililiter sehingga tergolong tinggi
Untuk itu dia mengimbau warga Kabupaten Banyumas khususnya yang bermukim di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana itu saat hujan lebat.
“Masyarakat agar selalu waspada, saat terjadi hujan lebat agar terhindar dari risiko bencana,” pesanya. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here