H. SUGENG, SH., MSI : ALHAMDULILAH TADI KAMI BARUSAN BERZIARAH DI MAKAM RADEN SAYYID KUNING, ONJE PURBALINGGA

0
132

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Fortuner bernopol R 1778 CL tiba di depan Masjid Raden Sayyid Kuning. Masjid itu merupakan masjid keramat, bersejarah di Onje, Purbalingga dan telah menjadi cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah.

Nampak keluar dari dalam mobil sosok advokat senior, kondang yang bukan saja sudah menjadi tokoh daerah melainkan tokoh nasional karena berbagai posisi, jabatannya di organisasi level nasional. Dialah H. Sugeng, SH., MSI pendiri, ketua umum sekaligus direktur Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Pusat.

Sementara itu terlihat jelas sang imam masjid dan juru kunci makam Raden Sayyid Kuning, Kyai Maksudi menunggu diteras masjid. Dengan riang gembira Kyai sepuh tersebut menyambut kehadiran ketua umum LBH-PK Sugeng beserta rombongan. “Assalamu’alaikum Kyai?” sapa Sugeng. “Waalaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh Pak Sugeng,” jawab sang Kyai. Usai bersalaman dan saling mengucapkan selamat idul fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M.

Sugeng yang di dampingi kolega sesama pendiri LBH-PK Hartomo dan Mbah Mat memasuki masjid untuk melaksanakan sholat Ashar. Sugeng menjadi imam sholat Ashar dengan Hartomo, Mbah Mat sebagai makmumnya.

Selepas sholat Ashar rombongan menuju makam Raden Sayyid Kuning atau Syech Ngabdulloh Syarif. Tiba di pusara semua khidmat mengikuti prosesi tabarukkan, dzikir, tahlil dan doa yang dipimpin langsung oleh Kyai Maksudi. Suasana tabarukkan di makam Raden Sayyid Kuning nampak hening, khusyu, tenang dan damai. Rombongan dari LBH-PK hanyut dalam lantunan kalimat thoyyibah, dzikir, tahlil dan doa tersebut.

Kepada awak media, Sugeng mengatakan maksud dan tujuan ziarohnya. Dikatakan oleh Sugeng bahwa ziaroh ke makam Raden Sayyid Kuning, Onje, Purbalingga kali ini adalah sebagai upaya tabarukkan (ngalap berkah), napak tilas sejarah dari para waliyulloh agar menjadi perenungan bagi kami semua. “Alhamdulillah tadi kami barusan berziaroh ke makam Raden Sayyid Kuning,” ucapnya pada media, Jumat (14/5) sore.

Sugeng menambahkan kalau ziaroh kali ini adalah dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) yang ke-18 tahun. Masih menurut Sugeng dirinya bersyukur kepada AllahSWT sebab lembaga yang dahulu didirikan oleh 7 orang advokat, kini masih eksis serta terus menorehkan berbagai prestasi. “Tadi kita semua berdoa agar LBH-PK kedepan bisa lebih sukses, berkah bagi semuanya dan sejahtera para advokat dan stafnya,” tuturnya.

Terpisah Hartomo mengungkapkan pesan ketua umum bahwa tema Harlah LBH-PK yang ke-18 tahun kali ini adalah “Tingkatkan Kinerja, Pertahankan Prestasi”. “Ini kan LBH-PK Pusat lagi proses reakreditasi. Ya ketua umum mengatakan temanya itu Tingkatkan Kinerja dan Pertahankan Prestasi. Lalu besok (Sabtu,-red) sekitar jam 2 an sore ada syukuran di kantor pusat, ” ungkap Kadiv Organisasi, Sumber Daya Manusia dan Program Bantuan Hukum LBH-PK Pusat tersebut.

Sebagai informasi LBH-PK didirikan oleh 7 orang advokat muda yang kritis, idealis serta visioner. Meraka kemudian duduk sebagai dewan pendiri, dewan penasehat dan pengurus teras lembaga bantuan hukum tersebut. Para pendiri adalah Sugeng, Diah Ariwati, Slamet Kusnandar, Waslam Wakhid, Hufron, Nur Eka Rahmanto dan Hartomo. Semua pendiri masih hidup dan sukses sebagai advokat. Atas jasa, perjuangan, pengorbanan merekalah LBH-PK berdiri, lahir dan memberikan darma baktinya sesuai amanat UU No. 16/2011 tentang bantuan hukum gratis, cuma-cuma bagi orang miskin, kelompok orang miskin dan tak mampu.

LBH-PK juga terakreditasi “A” selama tiga periode berturut-turut dari Kemenkumham RI. LBH-PK punya 10 korwil di daerah provinsi dan 20 an lebih cabang di daerah kabupaten/kota. LBH-PK menjadi LBH yang mempunyai advokat terbanyak di Indonesia yakni 150 an lebih advokat yang berhimpun. “Besok saat tasyakuran nantinya ketua umum akan menyampaikan pidatony,” pungkas Hartomo. (cn/tro/05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here