H.Sugeng, SH., MSI : Ziaroh ke Makam Aulia Syech Abdulloh Syarif Purbalingga

0
212

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Sore itu udara cukup sejuk, angin sepoi-sepoi dan semua serba bersahabat. Sesuai agenda, selepas aktifitas kantor, advokat sekaligus Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) “Perisai Kebenaran” H. Sugeng, SH., MSI dijadwalkan untuk kembali berziaroh ke salah satu makam aulia Syech Abdulloh Syarif yang akrab disebut Raden Sayyid Kuning di komplek pemakaman, situs, cagar budaya Onje, Purbalingga, Senin (31/8) sore.

Sebagai pemahaman, ziaroh kubur menurut hukum asalnya adalah Sunnah karena mengingatkan manusia pada akhirat. Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad shahih; “Duku aku melarang kamu ziaroh kubur. Ziarohlah kamu ke kubur, karena sesungguhnya ziaroh kubur itu membuat zuhud di dunia dan mengingatkan pada akhirat”. Sesampainya di lokasi, H. Sugeng, SH., MSI langsung menuju masjid melaksanakan sholat ashar.

Diteras masjid, Kyai Maksudi imam masjid merangkap juru kunci nampak sedang memberikan pengajian pada para santrinya. Melihat H. Sugeng, SH., MSI kyai Maksudi lantas menemui, “Monggo Pak Sugeng, mboten ngabari riin njih menawi bade ziaroh” ujar sang kyai sambil tersenyum gembira terlihat diraut wajahnya.

Lantas merekapun terlihat mengobrol penuh keakraban. “Injih kyai, niki baru sempat lan omber ziaroh mriki malih, ” kata Sugeng dengan senyuman khasnya.

Setelah obrolan dirasa cukup kyai Maksudi ditemani tokoh masyarakat setempat mempersilahkan H. Sugeng untuk berziaroh memasuki makam Syech Abdulloh Syarif yang akrab disebut Raden Sayyid Kuning. Jalanan berbelok, naik turun dilalui menuju makam aulia di Onje tersebut. Sesampainya di pintu makam, semua melepas sandal dan masih harus naik menuju makam Sayyid Kuning tersebut.

Tepat di depan pintu utama makam kyai Maksudi dan H. Sugeng terlihat mengucap salam lalu masuk ke area makam utama sang aulia Syech Abdulloh Syarif. Lantunan dzikir, tahlil di akhiri doa dipanjatkan dan dipimpin oleh sang juru kunci. H. Sugeng nampak khusyu, hening, larut dalam suasana tabarrukan (istilah pesantrennya) tersebut.

Terlihat jelas saat bermunajat, H. Sugeng meneteskan air mata mengingat kiprah sang aulia saat babat alas Islam di daerah Onje, Purbalingga tersebut.

Selepas ziaroh, H. Sugeng yang di dampingi KaDiv Humas Hangsi Priyanto, SH., MH kembali ke masjid Raden Sayyid Kuning untuk melaksanakan sholat maghrib. Usai sholat, H. Sugeng menyampaikan niatannya kembali untuk membantu pembangunan area masjid dan kompleks pemakaman tersebut.

Kali ini H. Sugeng berniat merenovasi papan bertulis cagar budaya yang sudah terlhat usang dan berkarat tersebut serta usulan renovasi lainnya. Kyai Maksudi lantas mengajukan beberapa usulan renovasi area masjid. “Menawi makam sampun sae, kadosipun masjid niki lan madin perlu perbaikan” ungkap sang kyai.

“Kulo melakukan ini, niki bentuk penghargaan pada sosok aulia Syech Abdulloh Syarif terlebih niki sampun dados cagar budaya yang perlu sentuhan kita semua agar tetap lestari, asri, nyawan bagi para peziaroh lan warga sekitar” tambah H. Sugeng, SH., MSI mengakhiri agendanya berziaroh ke makam tersebut. (cn/tro/05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here