H.Sugeng,SH.,MSI : Jangan Mentuhankan Covid19 Dengan Segala Varianya, Sebab Hakikatnya Allah Ta’ala Yang Menciptakan

0
150

Purwokerto, cilacapnews.com – Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran H. Sugeng, SH., MSI menyampaikan keprihatinan atas situasi bangsa, negara dan masyarakat akhir-akhir ini. Dunia umumnya dan Indonesia khususnya masih harus berjuang dari cengkraman wabah Covid19 yang semakin merajalela.

Hakikatnya virus apapun namanya adalah mahluk ciptaan Allah Ta’ala. “Jangan mentuhankan virus Corona atau Covid19 dengan segala varianya sebab hakikatnya Allah Ta’ala yang menciptakan,” katanya saat membuka rapat internal pengurus pusat di kantor Kranji, Purwokerto, Kamis (8/7) sore.

Dengan virus Corona, masih kata Sugeng, kita bertambah yakin akan kekuasaan Allah Ta’ala. Allah lah yang menciptakan, menghidupkan dan mematikan semua mahluknya. Advokat beken yang juga menduduki posisi Ketua Umum Forum Nasional Bantuan Hukum (Fornas-Bankum) itu berpesan kepada seluruh jajaran kepengurusan LBH-PK baik pusat, korwil dan cabang di seluruh wilayah Indonesia untuk mentaati aturan pemerintah berkaitan wabah Covid19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

“kepada seluruh jajaran pengurus LBH-PK untuk mentaati segala aturan pemerintah utamanya prokes kesehatan demi keselamatan bersama dan selalu berdoa memohon keselamatan kepada Allah Ta’ala,” pesanya.

Selanjutnya sebagaimana di beritakan pada berbagai media online berkaitan program Pendidikan dan Pelatihan Paralegal. Sugeng menyampaikan progres berdasar komunikasi dan konfirmasi terakhir dari Wagiman, S.Fil., SH., MH selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Paralegal LBH-PK. Bahwa program pendidikan dan pelatihan paralegal yang merupakan program kerjasama antara LBH-PK, Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta dan Kemendikbud/Ristek sudah fix pelaksanaanya.

“Proposal program diklat paralegal tingkat nasional dari UTA’45 Jakarta sudah di terima,” terang Sugeng.

Diklat paralegal nasional nantinya akan diikuti 200 mahasiswa fakultas hukum dari seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta. “Ketentuan-ketentuan teknisnya nanti menunggu hasil bintek (bimbingan teknis) UTA’45 dengan Kemendikbud/Ristek,” tuturnya.

Dalan rapat tersebut ketua umum memberikan instruksi kepada Kadiv IT Dwiyan Adistira,S.Kom untuk mengambil langkah-langkah taktis berkaitan kesiapan sarana prasarana IT karena diklat dilaksanakan secara online atau virtual. (tro).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here