H.Sugeng,SH.,MSI Ketua Umum LBH-PK Pusat, Hadir Dalam Acara Perhelatan Program Non Ligitasi di Purbalingga

0
155

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Perhelatan program Non Litigasi berupa pemberdayaan masyarakat kembali digelar oleh Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Pusat, Sabtu (10/4). Pemberdayaan masyarakat yang bertempat di Balai Desa Nangkod, Kecamatan Kejobong, Purbalingga di hadiri langsung oleh Ketua Umum LBH-PK Pusat H. Sugeng, SH., MSI.

Acara di buka dengan pembacaan suratul Al-Fatikhah bersama-sama. Selanjutnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipandu Fajar Wahyuni sebagai derigen.

Ketua panitia pelaksana penyuluhan hukum dan pemberdayaan masyarakat LBH-PK Pusat Tahun Anggaran 2021 Hartomo, SH., MH dalam laporannya menyampaikan program penyuluhan hukum dan pemberdayaan masyarakat terlaksana berkat kerjasama Kanwil Kemenkumham Jateng dengan LBH-PK Pusat. Juga program pengabdian masyarakat (ABDIMAS) Elza Syarief Law Office dan FH UNTAG 45 Jakarta.

Kepala Desa Nangkod mengapresiasi LBH-PK Pusat, mengucapkan terimakasih juga selamat datang. “Alhamdulillah di Balai Desa Nangkod bisa di hadiri ketua umum LBH-PK Pusat Bapak H. Sugeng, SH., MSI,” kata Kades Nangkod, Sahlan.

Ia menambahkan dirinya mengenal Pak Sugeng sebagai sosok yang sederhana, rendah hati juga rajin beribadah. “Jadi Pak Sugeng ini amat sibuk. Beliau bukan lagi seorang tokoh daerah Purbalingga tapi sudah menjadi tokoh nasional dengan berbagai jabatan posisinya di level organisasi nasional,” imbuh kades yang merupakan ketua DPC Paguyuban Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Purbalingga saat memberikan sambutannya.

Sebagai informasi bahwa pendiri, ketua umum sekaligus direktur LBH-PK Pusat H. Sugeng, SH., MSI hadir di Balai Desa Nangkod, Kecamatan Kejobong, Purbalingga adalah dalam rangka menutup putaran pertama pelaksanaan program Non Litigasi berupa penyuluhan hukun dan pemberdayaan masyarakat Tahun Anggaran 2021.

Disampaikan bahwa Sugeng menargetkan ralisasi program tersebut diatas selesai sebelum memasuki bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. “Jadi tidak ada yang kebetulan dalam hiidup. Semua sudah diatur oleh AllahSWT termasuk bertemunya kita semua di Balai Desa Nangkod ini,” kata pria yang pernah menjadi calon bupati Purbalingga 2015 dan 2020 saat memulai memberikan sambutannya.

Advokat beken dan kondang berjuluk “Pengacara 3 Milyard” tersebut mengupas histori, filosofi, posisi dan peran dari lahirnya UU No. 16 Tahun 2011 tentang bantuan hukum gratis bagi orang miskin, kelompok orang miskin dan tak mampu. Serta memaparkan materi ke-LBH-an utamanya kiprah, prestasi LBH-PK.

Masih menurut Sugeng bahwa negara sudah hadir melalui UU Bantuan Hukum (BANKUM) gratis, cuma-cuma untuk melindungi rakyatnya yakni para pencari keadilan berlatar bekakang orang miskin, kelompok orang miskin dan tak mampu. Pemberdayaan masyarakat bertema pelatihan tentang proses hukum pidana dan perdata serta alur pelaporannya menghadirkan wakil ketua umum LBH-PK Pusat Slamet Kusnandar, SH., MH sebagai narasumber utama. Narsum juga bertindak sebagai pembimbing teknis pembuatan pengaduan masyarakat.

Pantauan awak media di lokasi, acara yang di hadiri perwakilan pemdes, tokoh agama, masyarakat, pemuda, PKK, Linmas dan para ketua atau pimpinan lembaga tingkat desa pada desa tersebut berjalan dengan lancar, aman dan meriah penuh suka cita.

Beberapa warga yang hadir pun mengajukan berbagai pertanyaan bahkan ketua umum H. Sugeng, SH., MSI berkesempatan memberikan jawaban pada salah seorang warga yang menanyakan adakah dampak hukum bagi orang yang melihat kejadian bunuh diri. Sebagai acara penutup adalah doa yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (cn/tro/05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here