Krisis Iklim Berdampak Sistem Politik

0
41

JAKARTA (cilacapnews.com) – Pada tahun 2020 kenaikan suhu permukaan bumi mencapai 1.29 Celsius dan diperkirakan sebelum 2025 berpotensi mencapai 1.5 Celsius yang sebenarnya merupakan batas yang tdak boleh ditembus.

Krisis iklim bersamaan dengan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, selain berdampak pada ekonomi namun akan berimplikasi pada sistem politik di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Mahawan Karuniasa pendiri dan direktur Environment Institute dalam webinar Green Economy yang diselenggarakan oleh Radesa Institute pada Kamis, (29/05/2020).

Dalam pembukaannya, Muhaimun Iskandar, Wakil Ketua DPR RI menyatakan bawa sudah saatnya terjadi perubahan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat, yaitu dengan menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan pelestarian Iingkungan.

“Peran legislatif, baik pusat dan daerah berperan penting dalam proses transisi.”paparnya.

Sementara, Mahawan juga menyampaikan pesan, bahwa saat ini sudah mulai terlihat bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi, namun juga memberikan manfaat politik.

“Transisi politik hijau ini perlu dimanfaatkan oleh para politisi maupun anggota legislatif di pusat dan di daerah, atau sebaliknya akan mengalami kerugian politik jika tidak memanfaatkannya.”pungkasnya.(cn/hd/des).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here