LBH-PK Pusat Gelar Acara Penyuluhan Hukum Tentang UU ITE Bertempat Dibalai Desa Kedunglegok Purbalingga

0
445

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Pusat mengadakan acara penyuluhan hukum, Senin (8/3/2021) malam. Acara bertempat di balai Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Mengangkat tema Undang-Undang No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hadir dalam acara tersebut jajaran aparatur pemerintah desa, pimpinan lembaga desa, linmas, serta tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Toma) dan tokoh pemuda (Topa). Kepala desa Kedunglegok, Sudarno dalam sambutannya mengatakan ucapan selamat datang kepada tim penyuluhan hukum LBH-PK di Desa Kedunglegok.

Berkaitan tema penyuluhan hukum Sudarno mengatakan globalisasi teknologi informasi tak bisa di hindari. Harus di hadapi dan di perlukan sikap bijak masyarakat sebagai pengguna teknologi informasi tersebut. ‘Tema penyuluhan hukum malam ini di balai desa Kedunglegok sangat bagus. Tentang UU ITE. Harapan kami atas nama pemerintah desa masyarakat menjadi bijak dalam menggunakan teknologi informasi termasuk bermedsos,” kata Sudarno.

Sementara itu dalam sambutannya ketua panitia pelaksana penyukuhan hukum Hartomo,SH.,MH atas nama pimpinan lembaga mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan fasilitasi dari pemerintah desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. “Berdasar data dan informasi lembaga, Desa Kedunglegok sudah dua kali berketempatan program Non Litigasi.

 

Pertama, tahun 2020, pemberdayaan masyarakat bertema KDRT. Dan, kali ini tahun 2021, penyuluhan hukum bertema UU ITE,” ungkap pendiri sekakigus Kadiv Organisasi, SDM dan Program Bankum tersebut.

Penyuluhan hukum Tahun Anggaran 2021, putaran pertama di Desa Kedunglegok menghadirkan Dr. Kurniawan Triwibowo, SH., MH., CPL. Advokat senior yang menjabat Kadiv Litigasi sekaligus penulis buku-buku bertema hukum ini mengupas dengan cekatan latar belakang dan filosofi lahirnya UU ITE. “Tujuan UU ITE itu baik yakni meningkatkan keamanan dalam transaksi elektronik setiap warga negara Indonesia,” ungkap advokat yang punya hoby traveling dan menulis tersebut.

Kurniawan menambahkah bahwa ranah yang di perjuangkan LBH-PK dalam kaitannya UU ITE adalah bersifat edukasi, informasi dan penyadaran hukum melalui penyuluhan hukum. Undangan yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi pada materi UU ITE. Beberapa penanya muncul dan langsung di tanggapi oleh narsum dengan detail. Derasnya hujan dan rasa dingin tak menyurutkan langkah tamu undangan dalam mengikuti acara.

Sebagai rangkaian acara penutup adalah closing statemen dari Kades Sudarno, panpel Hartomo, SH., MH dan narsum Dr. Kurniawan Triwibowo,SH.,MH.,CPL. Kades Sudarno berharap acara bagus semacam ini semoga tetap berlanjut di Desa Kedunglegok. Hartomo, SH., MH menyampaikan agar masyarakat miskin dan tak mampu datang ke LBH-PK ketika menghadapi problem hukum dan akan di dampingi oleh LBH-PK secara gratis.

Dr. Kurniawan menyampaikan masyarakat berhati-hati dalam merespon informasi di media sosial dan jangan mudah menyerahkan data pribadi. Terakhir acara di tutup dengan doa bersama serta foto bersama. (cn/tro/05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here