LBH-PK Pusat Gelar Pemberdayaan Masyarakat dan Pelatihan Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

0
383

PURBALINGGA – Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Pusat gelar pemberdayaan masyarakat dan pelatihan tentang pembuatan pelaporan UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Sabtu (27) / 3).

Sebanyak 30 orang lebih warga masyarakat perwakilan dari unsur pemerintah desa, tokoh agama, pemuda, ketua RT / RW, Linmas, lembaga desa hadir mengikuti acara yang di mulai pukul 10.30 hingga 13.15 WIB. Memasuki rangkaian acara pertama adalah pembukaan pertunjukan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipandu Ernawati yang merupakan perangkat Desa Jetis sebagai derigen.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya saat itu bergema di aula balai Desa Jetis membangkitkan jiwa nasionalisme seluruh anak bangsa. Sebagai informasi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi sebuah keharusan karena hal tersebut merupakan agenda resmi yang dilindungi Undang-Undang dan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketua panitia pelaksana penyuluhan hukum Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Tahun Anggaran 2021 Hartomo, SH., MH mengatakan penyuluhan hukum atau pemberdayaan masyarakat adalah bentuk realisasi, implementasi UU No. 16 Tahun 2011 tentang bantuan hukum gratis bagi orang miskin , kelompok orang miskin dan tak mampu. “Ada penyuluhan hukum dan ada pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan kalau penyuluhan hukum peserta hanya mendengarkan paparan UU dari narasumber lalu diskusi, tanyajawab, konsultasi hukum. “Pemberdayaan masyarakat usai paparan UU dari narasumber, sedang mengisi formulir pelaporan yang sudah sediakan oleh panitia, formulir lalu yang diisi oleh peserta dikaji oleh narasumber.

Dilanjutkan tanyajawab, diskusi, konsultasi hukum juga, “imbuh salah satu pendiri LBH-PK menjelaskan perbedaan penyuluhan hukum dengan pemberdayaan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Hartomo tata terimakasih atas fasilitasi kades, pemdes dan masyarakat serta yang mengucapkan salam dan permohonan maaf dari ketua umum LBH- PK Pusat H.Sugeng, SH., MSI yang belum bisa hadir karena ada agenda-agenda strategis sidang di KPK dan mengikuti Mukernas Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Denpasar, Bali karena beliau salah satu jajaran ketua DPP HPN.

Sementara itu kepala Desa Jetis Cahyani Dwi Hargani menyampaikan ucapan terimkasih dan selamat datang kepada tim penyuluh hukum dan pemberdayaan masyarakat LBH-PK Pusat di Desa Jetis. “Sebuah kehormatan bagi kami dapat menjadi tempat pemberdayaan masyarakat. Tema UU ITE menjadi strategis bagi kami sesuai perkembangan jaman yang serba internet atau digital,” katanya.

Masih menurut kepala desa perempuan termuda di wilayah Kabupaten Purbalingga yang sedang menyelesaikan program SI Hukum pada salah satu perguruan tinggi di Purwokerto itu bahwa ada hukum agama, hukum negara dan hukum rasa. “Kami menerapkan hukum rasa saat ada warganya yang menyampaikan kritik tajam kepada pemdes melalui media sosial,” imbuhnya.

Pemberdayaan masyarakat bertema UU ITE menghadirkan narasumber pengawas hukum, Pengacara, advokat senior sekaligus salah satu pendiri LBH-PK Slamet Kusnandar, SH., MH. Acara kerjasama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah dengan Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Pusat, Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) Kantor Hukum Elza Syarief dan FH UNTAG 45 Jakarta.

Hadir secara virtual melalui perekaman video berdurasi 15 menit Pengacara beken Dr. Hj. Elza Syarif, SH., MH memaparkan UU Perlindungan Anak. Elza Syarief tercatat sebagai advokat yang sering menjadi kuasa hukum para selebritis Tanah Air dan kuasa hukum keluarga Cendana Tomy Soeharto.

Sesi tanyajawab, diskusi dan konsultasi hukum pada pemberdayaan masyarakat yang di inisiasi Linmas Kecamatan Kemangkon, Sunaryo, Hadi Susanto Danton Linmas Desa Jetis dan Kurniawan sebagi penannya. Diakhir acara dilakukan serahterima pamflet, brosur tentang bantuan hukum gratis sesuai UU No. 16/2011 oleh Slamet Kusnandar, SH., MH kepada Kades Jetis Cahyani Dwi Hargani. Penutup adalah doa bersama sesi foto bersama. (cn / tro / 05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here