Makam Kyai Hanggayuda, Demang Kuthowinangun Butuh Perhatian Pemerintah

0
308

KEBUMEN (cilacapnews.com) – Makam Kyai Hanggayuda, Demang Kuthowinangun yang berada di desa Mekarsari sangat memprihatinkan dan perlu perhatian dari pemerintah kabupaten Kebumen agar supaya makam tersebut bisa masuk cagar budaya.

Makam tersebut adalah makam Kyai Hanggayuda dan istri serta Kyai Sandergo dan istri, pengikut setia Kyai Hanggayuda.

Kyai Hanggayuda adalah anak kedua Kyai Ragil. Kyai Ragil adalah anak bungsu Kyai Bekel, Kyai Bekel adalah anak sulung Pangeran Bumidirjo, dan Bumidirjo adalah putera ke-5 Panembahan Sedakrapyak (dimakamkan di Lundong Kutowinangun).

Dan Kyai Bumidirja dari Mataram mempunyai empat orang anak, yang ragil bernama kyai bekel, dan Kyai bekel punya anak kyai ragil.

Sedangkan Kyai Ragil punya putra bernama kyai Hanggayuda dan dua orang putri salah satunya dinikahi oleh Pangeran Puger, (putra Amangkurat 1 dari Kanjeng Ratu Wetan) yang kelak bergelar Susuhunan Pakubuwana 1. Dari perkawinan itu lahirlah Jaka Sangkrib / Arungbinang 1 dimakamkan di Beji Kuwarisan Kutowinangun.

Menurut informasi yang dihimpun, bahwa warga sekitar pun telah membuatkan pagar di area makam tersebut, dan warga pun berharap kepada pemerintah daerah agar supaya bisa dibangunkan pendopo atau tempat peziarah diperbaiki dengan selayaknya, agar supaya para peziarah menjadi nyaman dalam berziarah dan berdoa.

Disisi lain, warga yang sering melihat sosok perempuan dengan menggunakan payung kerajaan disekitar area makam, dikarenakan apabila ada penduduk yang menebang pohon atau rumpun bambu dengan sembarangan.

Sementara itu, Giar Sudiman salah satu peziarah di makam tersebut mengungkapkan pada awak media, bahwa melihat kondisi makam pada saat itu tampaknya sudah sangat lama berselang, dan pohon besar berusia ratusan tahun di dekat Makam Kyai Hanggayuda adalah Pohon Panggang.

Ia menambahkan, bahwa dahulu ada banyak Katik di tempat itu, yaitu sejenis burung yang besarnya hampir sama dengan burung merpati.

“Semoga kedepannya dan pada suatu saatnya nanti Makam Kyai Hanggayuda juga mendapat perhatian yang layak dari pemerintah Kabupaten Kebumen.”ungkapnya. (cn/hd/02).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here