Memoar Jendral Hoegeng Soal Uang Rp200 Milik Bung Hatta.

0
614

Jenderal Hoegeng selama ini dikenal sebagai orang yang paling jujur di Indonesia. Karena kejujurannya inilah, ia masih dikenang sampai saat ini. Namun ternyata bagi Jenderal Hoegeng masih ada orang yang paling jujur selain dirinya. Dialah Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta.

Walau memiliki jabatan tertinggi di Indonesia pada saat itu tidak membuat Hatta mempunyai kekayaan yang setara dengan kekayaan para pejabat Indonesia saat ini. Dikisahkan oleh Hoegeng, Hatta adalah sosok yang membuat dirinya malu untuk melakukan tindakan buruk seperti korupsi.

Apalagi jenderal ini tahu bagaimana melaratnya Hatta setelah mundur sebagai Wakil Presiden pada tahun 1956. “Ketika Bung Hatta mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden, diberitakan dia hanya memiliki uang tabungan Rp200. Uang pensiunnya pun tak cukup untuk membayar biaya listrik,” tulis Jenderal Hoegeng dalam memoarnya.

Bagi Anda mungkin Rp200 saat ini hanya cukup untuk membeli sebutir permen. Namun pada saat itu, seorang prajurit TNI berpangkat satu di tahun 1956 hanya bergaji Rp125 per bulan. Tentu tidak cukup untuk hidup sebulan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka akan utang sana-sini.

Jadi bisa bayangkan bagaimana miskinnya Wakil Presiden Hatta pada saat itu yang gajinya tidak lebih baik dari prajurit berpangkat rendah. Saat pensiun, Hatta pun juga menolak semua jabatan komisaris BUMN atau posisi lain yang bisa membuatnya hidup enak.

Tapi bukan rahasia umum jika komisaris BUMN hanya makan gaji buta saat itu. Hatta pun tidak sudi memeras bangsanya dengan menduduki jabatan seperti itu. Seperti kata-katanya yang terekam ini.

“Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat..” kata Hatta. (dwq)

(sumber: Merdeka.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here