Musim Paceklik, Nelayan Cilacap Mendapat Bantuan Beras 10 Ton.

0
522
Cilacapnews.com – Nelayan Di Kabupaten Cilacap menerima bantuan beras dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah sebanyak 8 ton dan 2 ton dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap.Penyaluran bantuan beras secara simbolis di lakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ( HNSI ) Kabupaten Cilacap , Rabu ( 14/6/2017).
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menuturkan bantuan beras sifatnya sementara di saat nelayan mengalami musim paceklik adanya angin timur sehingga nelayan tidak bisa melaut.Harapan pemerintah nelayan bisa mengatur hasil tangkapan saat panen dengan menabung sebagian hasil tangkapannya untuk persiapan apabila nelayan tidak bisa melaut di saat musim paceklik tiba.
” Kami meminta kepada Dinas Perikanan dan Kelautan agar membina nelayan untuk bisa menabung sebagai persiapan anak – anak sekolah dan kebutuhan lainnya ,” kata Tatto.
” , Kami juga mempersiapkan Next Young Generation untuk  masa depan anak – anak nelayan dengan memberikan sekolah gratis kuliah di Akademi Perikanan yang di buka oleh Menteri,kami akan turun ke masyarakat nelayan dengan harapan anak nelayan harus punya pendidikan agar menjadi cendekiawan dan menjadi nelayan yang handal , ” ungkap nya.
Karena faktor alam cuaca ekstrim gelombang tinggi menyebabkan nelayan sulit untuk melaut sampai saat ini sudah 9 Kabupaten yang sudah menerima bantuan beras dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Suryo Banendro mengatakan pemberian bantuan beras sesuai dengan pengajuan dan di ferifikasi terlebih dahulu.
” Beras yang di berikan jenisnya umum begitu di ajukan langsung di giling sehingga beras yang di berikan benar – benar beras yang baru , ” ujar Suryo.
Dari nelayan Cilacap mengajukan bantuan beras 10 ton seperti yang di tuturkan Kepala HNSI Kabupaten Cilacap Sardjono penerimaan beras sejumlah 10 ton memang sudah sesuai dengan keinginan nelayan dan sudah di realisasikan oleh pemerintah dan akan di bagikan untuk 2000 nelayan tiap nelayan mendapatkan beras 5kilo.
” Setiap HNSI mempunyai hajat menerima bantuan akan di salurkan secara merata kepada yang membutuhkan dan menerima bantuan di utamakan buruh nelayan,jompo nelayan dan anak yatim,bantuan beras ini di berikan kepada nelayan yang terdekat di wilayahnya masing – masing, apabila dekat dengan PELINDO maka yang mendapat bantuan masyarakat nelayan di Ring Pelindo begitu pula dengan bantuan dari PLTU , ” ungkap Sardjono.
” Masa paceklik di karena kan cuaca ekstrim,gelombang tinggi yang berlangsung hampir 10 bulan menyebabkan hasil tangkapan nelayan sedikit karena nelayan tidak berani melaut lebih jauh sehingga penghasilan menurun hingga 80 %, mudah – mudahan dalam kurun waktu 2 bulan keadaan sudah bisa berangsur normal kembali ,” lanjut Sardjono.
” Tentang himbauan dari Bupati Cilacap untuk membudayakan kebiasaan menabung sangat baik sekali namun kembali ke karakter nelayan apabila mendapat hasil yang cukup bagus di karena kan lama tidak mendapat hasil jadi apabila mendapat hasil bisa langsung habis hari itu juga dengan harapan besok melaut bisa mendapat hasil bagus lagi.Tetapi kami menghimbau seperti yang di sampaikan oleh Bupati agar nelayan bisa menabung entah berapapun di sisihkan dari hasil tangkapan untuk persiapan apabila musim paceklik tiba sehingga bisa di gunakan sebagai cadangan untuk kebutuhan hidup ,” terangnya. (nani/050904).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here