Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak Oleh LBH-PK Pusat, Bertempat di Balai Desa Majasem Purbalingga

0
340

PURBALINGGA (cilacapnews.com) – Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran menyelenggaran kegiatan Non Litigasi berupa penyuluhan di balai Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jumat (26/3).

Kali ini penyuluhan hukum mengangkat tema UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Acara di pukul mulai 13.30 WIB hingga 15.30 WIB diawali pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipandu Ibu Trinasiati.

Ketua panitia pelaksana penyuluhan hukum tahun anggaran 2021 Hartomo, SH., MH mengatakan penyuluhan hukum terlaksana berkat kerjasama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah dengan LBH Perisai Kebanaran Pusat, Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) Kantor Hukum Elza Syarief dan UNTAG 45 Jakarta.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas fasilitiasi pemerintah desa beserta jajaran dan warga masyarakat. “Terimakasih kepada kepala desa, jajaran pemdes dan warga masyarakat. Mohon maaf ketua umum H.Sugeng,SH.,MSI belum bisa hadir dikarenakan berbagai agenda penting saat ini yaitu sidang di KPK dan menghadiri acara Digital Business Forum dan Mukernas HPN (Himpunan Pengusaha Nahdliyin) di Denpasar, Bali,” kata salah satu pendiri LBH-PK tersebut.

Selanjutnya Kepala Desa Majasem Ibu Tri Muldiarti melalui sekretatis desa Jaelani mengapresiasi acara dan mengucapkan terimakasih atas di pilihnya Desa Majasem menjadi tempat penyuluhan hukum. “Kepala Desa Majasem Ibu Tri Muldiarti menyambut baik acara ini. Namun mohon maaf beliau sedang ada acara di Surabaya jadi mewakilkan kepada kami,” ucap Sekdes Majasem Jaelani.

LBH-PK Pusat menghadirkan Kadiv Litigasi Dr. Kurniawan Triwibowo,SH.,MH mengampu dan memaparkan materi UU RI No. 35/2014 tentang perlindungan anak. “Saat ini di Pemerintahan Presiden Jokowi anak-anak betul-betul dilindungi hak-haknya. Semisal adanya hukuman kebiri bagi pelaku pencabulan terhadap anak,” terang advokat sekaligus Ketua Program Studi SI Hukum pada FH UNTAG 45 Jakarta.

Masih menurut Kurniawan anak adalah aset terbesar dari bangsa ini, merekalah generasi penerus dan negara menyiapkan, menjamin agar anak-anak bisa tumbuh kembang dengan sebaik-baiknya. Hadir secara virtual melalui tayangan taping video rekaman dari narasumber Dr. Hj. Elza Syarief, SH., MH. Elza mengurai materi tentang UU Perlindungan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

Menarik pada sesi tanyajawab, Abu Sofyan menanyakan tentang syarat mendapat bantuan hukum gratis dari LBH-PK. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama. (Cn / tro / 05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here