Sat Reskrim Polres Tangsel Berhasil Ungkap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

0
46

JAKARTA, cilacapnews.com – Konferensi Pers Hasil Ungkap Kasus Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan bertempat di Aula Lt.4 Mapolres Tangerang Selatan sekitar Pukul : 17.00 Wib s.d Selesai. Jum’at (24/12/ 2021).

Pelaksana Konferensi Pers AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Tangerang Selatan) didampingi AKP Aldo Primananda Putra, S.I.K., M.Si. (Kasat Reskrim), AKP Amantha Wijaya Kusuma, S.I.K. (Kasat Narkoba), Iptu Eko Nopendi, S.H. (Kanit I Sat Narkoba), Ipda Winarno, S.H. (Kanit Ranmor Sat Reskrim)

Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP yang terjadi di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Rabu, (15/12/ 2021). sekira Pukul 22.00 WIB di salah satu hotel di BSD.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H dalam konferensi pers menyampaikan, Modus operandi, Para pelaku memberikan minuman kopi yang sudah diberikan obat bius / penenang sehingga korban tidak sadarkan diri.

“Awal mula kejadian, korban berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi tantan. Sekitar pukul 17.30 WIB Pelaku bersama korban sepakat melakukan perbuatan mesum di salah satu hotel di kawasan BSD Serpong. Pelaku dan korban bertemu di kawasan BSD untuk bersama – sama menuju hotel yang dituju.”paparnya.

Lebih lanjut, ditengah perjalanan pelaku meminta untuk membeli minuman kopi disalah satu Minimarket. Setelah sampai di hotel pelaku dan korban di kamar hotel di lantai 3 (tiga).

Sebelum melakukan hubungan seksual, pelaku memberikan kopi yang telah dicampur dengan obat (belum diketahui jenis obatnya), yang dijelaskan oleh pelaku untuk menambah stamina dalam berhubungan seksual.

“Sesaat pelaku dan korban telah siap melakukan hubungan seksual korban merasa pusing, sempoyongan hingga tidak sadarkan diri.”tambahnya.

Ia menambahkan, Kemudian korban terbangun pada pukul 03.00 Wib dan diketahui handphone korban (merk Oppo) dan kunci mobil telah hilang. Korban langsung turun menuju parkir hotel untuk mengecek kendaraan yang diketahui telah hilang (mobil Avanza tahun 2019).

“Tersangka bekerja sama dengan suaminya saat melakukan aksi pencurian tersebut dengan cara suami tersangka yang telah menunggu di luar hotel untuk membawa mobil dari hotel dan kemudian diserahkan kepada pelaku lain untuk kemudian di jual ke daerah Jepara Jawa Tengah. Tersangka menjual mobil tersebut dengan harga Rp.28.500.000. Dan korban AF (46) Laki-Laki, pekerjaan Wiraswasta.”tegasnya.

Adapun para tersangka, V.P (44) Perempuan, berperan melakukan pertemuan dengan korban dan memberikan kopi yang diberikan obat bius / penenang sehingga korban tidak sadarkan diri dan mengambil barang berupa mobil milik korban. Tersangka 1 dan 2 mendapat keuntungan sebesar Rp.20.000.000.

Tersangka J.S (39) Laki-Laki, (suami tersangka V.P) berperan menjual barang berupa mobil hasil dari pencurian bersama dengan tersangka VP, Z.S (30) Laki-Laki, berperan menerima barang hasil kejahatan lalu menjual kembali ke tersangka I.M mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.000.000., I.M (42) Laki-Laki, berperan menerima barang berupa mobil hasil dari pencurian dari tersangka Z.S lalu menjual kembali bersama –sama dengan tersangka A, E, dan A ke jepara, mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2.500.000.

A (40) Laki-laki (DPO) berperan menerima barang berupa mobil hasil dari pencurian dari tersangka Z.S lalu menjual kembali bersama –sama dengan tersangka I.M, E, dan A ke jepara, mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2.500.000., E (40) laki-laki (DPO) berperan menerima barang berupa mobil hasil dari pencurian dari tersangka Z.S lalu menjual kembali bersama –sama dengan tersangka I.M, E, dan A ke semarang. dan A (40) laki-laki (DPO) berperan menerima barang berupa mobil hasil dari pencurian dari tersangka Z.S lalu menjual kembali bersama. (desy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here