Sat Resnarkoba Polres Tangsel Berhasil Ungkap Kasus Narkotika

0
50

Jakarta, cilacapnews.com – Konferensi Pers Hasil Ungkap Kasus Sat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan bertempat di Lobby Mapolres Tangerang Selatan Pukul : 10.45 Wib s.d Selesai. Senin (13/12 2021).

Pelaksana Konferensi Pers, Kombes Pol. E. Zulpan, S.I.K., M.Si. (Kabid Humas PMJ), AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H. (Kapolres Tangerang Selatan), AKP Amantha Wijaya Kusuma, S.I.K. (Kasat Narkoba).

Kronologis, Pada hari Kamis tanggal 09 Desember 2021 Unit II Sat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan adanya transaksi narkotika di wilayah Serpong Kota Tangerang Selatan, kemudian Anggota Unit II Sat Resnarkoba Polres Tangsel melakukan Penyelidikan, namun ternyata transaksi bergeser dan anggota melakukan pembuntutan sampai di TKP daerah Kalideres kota Jakarta Barat.

Di TKP, anggota berhasil mengamankan seorang yang bernama B.J. dangan barang bukti, 1 (satu) bungkus rokok Sampoerna Mild yang di dalamnya berisikan 1 (satu) bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal bening atau narkotika jenis shabu dengan berat brutto 0,49 (nol koma empat sembilan) gram, 1 (satu) buah kaca pipet, 1 (satu) buah alat hisap konsumsi narkotika jenis shabu, dan 2 (dua) Unit Handphone.

Kemudian dalam keterangan saat dilakukan Pemeriksaan B.J mengakui mendapatkan narkotika jenis shabu dari J (DPO). B.J mengaku sudah menggunakan narkotika jenis shabu sejak tahun 2015 dan terakhir menggunakan narkotika jenis shabu di bulan September 2021.

Selanjutnya hasil dari pemeriksaan didapati B.J terlibat dalam jaringan narkotika jenis sintetis adapun peran B.J sebagai Perantara Jual beli narkotika jenis sintetis dengan Akun Instagram miliknya. Untuk jaringan ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap J (DPO) maupun tersangka lainnya yang diduga terlibat.

Adapun pasal yang dikenakan, Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun atau paling lama 20 (dua puluh) tahun.(desy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here