Saya Disini dan Konsisten Akan Disini, Merupakan Tekad dan Sebuah Sinyal

0
503

JAKARTA – Kita tentu pernah mendengar dalam salah satu pernyataannya Joko Widodo, katakan Aku Di Sini dan Akan Konsisten Di Sini, ialah ungkapan sebuah ambisi dan tanggung jawab seorang Kepala Pemerintahan yang berjuang dan konsisten akan berjuang, bekerja keras bersama aparatnya yang loyal dan tulus demi bangsa dan negaranya.

Dan terbukti konsisten tapi banyak terpaan nyinyir yang menyerangnya. Perilaku nyinyir ini anehnya hanya dikerjakan oleh mereka yang jelas terang terangan menyuarakan dirinya sebagai oposisi. Namun bekas orang terdekatnyapun tega menabok dari belakang. Walau seolah-olah bak orang jawa yang ramah dan halus.

Di balik sebuah ambisinya yang tegas juga mengandung sinyal yang semestinya segera ditangkap oleh para Relawan dan pendukung loyal Penunjang Joko Widodo-Makruf Amin.

Jangan sejuk ayem sebab sudah merasakan tempat duduk empuk. Walau dengan modal memaksa walau tak dapat apa-apa.

Hakekatnya pernyataan-pernyataan para Relawan dan Penunjang sepatutnya segera diciptakan supaya betu-betul Jokowi tidak sendiri.

Sebagai penunjang dan pejuang sekalian Pengawal Pemerintah sepatutnya mengerti perilaku para opotunis akhir-akhir ini perlu diwaspadai mulai adanya Covid 19, peniadaan hak amnestinya Bahar Smit sampai pria berjubah putih.

Tak peduli wabah yang menyengsarakan rakyat, Covid 19 dimanfaatkan sebagai kendaraan mewah tekadnya menuju 2024. Dengan mecari Pentas untuk menerima karcis Pemimpin terzolimi dengan gerbong yang berbeban para juru masak hoax dan juru olah provokasi.

Pelanggar yang menubruk regulasi PSBB mentang-mentang berjubah putih dan berjenggot dianggap yang punya negara yang patut dibela dengan senjata agama. Ini karya juru masak yang dapat menghidangkan menu penzoliman.

Ya Alloh Yang Maha Benar, lindungi umat pilihanmu yang sedang berjuang keras menjalani amanah umatmu. Telah saatnya para pendapuk Relawan, Pendorong dan Organ yang berjumlah ratusan malahan ribuan dibawah bendera masing-masing tetaplah menjadi benteng paling depan bersama TNI – POLRI jaga keutuhan Negara Republik Indonesia yang menurut Pancasila dan UUD 45, NKRI harga mati.

Dan konsisten tunjukkan sebagai Pengawal Pemerintahan Jokowi yang bercirikan Santun dalam tutur dan langkah, Agamis yang senantiasa menebarkan Rasa Cinta Beri, Bersikap tak melampaui Kuasa Alloh SWT, Yang Maha Kuasa Ilahi dan Konsisten Rendah Hati.

Seandainya kita sebagai unsur bangsa yang mengklaim demi rakyat Indonesia, marilah kita bersatu padu, bergotong royong membangun bersama untuk kemakmuran rakyat Indonesia dan Kebesaran Negara Republik Indonesia dengan tak senantiasa memancing keresahan dan kekawatiran, sebab kita sedang prihatin bersama menghadapi Covid 19. Tentram itu cantik dan konsisten Santun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here