Seluruh Pimpinan Satuan TNI dan Polri Mengikuti Acara Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat Level 1-4

0
85

Cilacap, cilacapnews.com – Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P bersama Kapolres Cilacap AKBP Dr Leganek Mawardi, SH, S.I.K, M.SI.memimpin Jajarannya mengikuti acara Analisa dan Evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat Level 1-4 di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY di lantai 2 Aula Rupatama Polres Cilacap, Jln. Ir. Juanda No. 18 Kelurahan Kebonmanis Kecamatan Cilacap Utara, Senin (2/8/21).

Acara Analisa dan Evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat tersebut dipimpin langsung Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H, S.St, M.K. yang secara virtual diikuti oleh seluruh Pimpinan Satuan TNI dan Polri di wilayah Profinsi Jawa Tengah dan DIY.

Dalam arahannya, Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi menekankan kepada seluruh jajaran Kepolisian dibawahnya agar waspada dan tidak lengah terhadap situasi Kamtibmas di wilayahnya terlebih lagi menjelang HUT RI yang ke 76, Waspada akan adanya terorisme walaupun hingga saat ini kita masih terus fokus menghadapi situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Pos-pos Polri yang tidak dipakai, apabila ada simbol simbol atau coretan coretan agar di cat kembali atau dihilangkan. Juga kegiatan yang kotraaktif jangan dipertontonkan seperti kegiatan vaksinasi yang sampai terjadi kerumunan itu tidak boleh, seperti yang di lakukan di Polres Banyumas, tidak siap dengan prokes. Apapun alasannya tidak di benarkan bila terjadi kerumunan walaupun kegiatan vaksinasi,” Tegasnya.

Segera singkronkan data Covid-19 yang valid antara Polsek, Koramil, Puskesmas. Ada Babinsa, Bhabinkambmas mainkan. Jangan lagi ada yang tidak mendukung kegiatan pengendalian covid ini. Semua belajar dengan Polres Kudus dan Kodim Kudus dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 secara signifikan,” Tandasnya.

Sementara itu, Pangdam lV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menegaskan bahwa bantuan bantuan untuk penanganan Covid-19 harus sampai ketingkat bawah. Selain itu, Pangdam juga mengharapkan kepada Tim Tracer dilapangan untuk memaksimalkan perannya agar data yang diperoleh riil sesuai fakta di lapangan.

“Pastikan bantuan bantuan untuk covid jangan sampai di potong di daerah masing-masing. Testing, tracing dan treatment, perdayakan, karena belum maksimal, masih belum sama antara daerah yang satu denga daerah yang lain. Tim Tracer benar-benar bekerja dengan data yang rill, fakta di lapangan. Rekap data yang ada di lapangan secara manual, catat di buku setiap hari, Babinsa melaporkan ke Koramil, Bhabinkamtibmas melaporkan ke Polsek sehingga data sama antara Polsek, Koramil, Puskesmas dan Dinkes,” Tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV Diponegoro juga menyampaikan bahwa saat ini Kodam IV telah mendistribusikan obat herbal denga nama bergas waras untuk menambah stok obat yang akhir-akhir ini stok habis. Dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, Pangdam juga juga menghimbau kepada para Danrem, Dandim dan Kapolres agar gunakan metode terobosan penanganan dan pengendalian Covid-19 sesuai dengan keadaan wilayahnya masing-masing.

Usai mengikuti Analisa dan Evaluasi pelaksanaan PPKM melalui Vidio Conference oleh Kapolda dan Pangdam IV Diponegoro, Kapolres dan Dandim Cilacap secara virtual menekankan kepada seluruh jajarannya agar beberapa penekanan dari pimpinan ditindaklanjuti oleh jajarannya.

Dalam penekanannya, Kapolres Cilacap mengharapkan agar komunitas komunitas yang belum divaksin agar diikutkan di tingkat kecamatan agar tidak terjadi kerumunan, termasuk kegiatan woro woro, karena menurutnya hal ini sangat efektif untuk memberitahukan kepada masyarakat. Serta kegiatan lainnya.

“Samakan data yang terpapar covid. Sekarang juga adakan pendataan ulang secara manual, di catat agar sama. Adakan Baksos untuk meringankan warga, penyemprotan desinfektan lanjut, jangan berhenti untuk memutus mata rantai karena kita hidup berdampingan dengan Corona tentunya dengan tata kehidupan yang baru,” Kata Kapores.

Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, menegaskan agar dalam penanganan Covid-19 adakan tim yang kompak, jangan melihat kemana mana agar bisa fokus di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Saling peduli sesama, tolong menolong, jiwa sosial kita kedepankan. Ingat, kita bagian dari garda terdepan, jangan lupakan tanggungjawab kita. Kita punya kelemahan, kekurangan, dan kelebihan, jadikan itu semua sebagai pelengkap semangat kebersamaan dalam melaksanakan tugas kita,” Tandas Dandim. (Sas/Urip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here