Sosialisasi dan Edukasi BPJS Ketenagakerjaan di Pasar Kuripan Cilacap

0
518

Cilacapnews – Kembali BPJS Ketenagakerjaan menggelar Sosialisasi Edukasi bagi pedagang di pasar rakyat Kuripan Cilacap,Selasa (4/10/2016).
Pedagang pasar masuk dalam kategori pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah,tidak kalah pentingnya dengan pekerja formal manfaat perlindungan dari Bpjs Ketenagakerjaan.Program yang di tawarkan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).
Kepala Bidang Pemasaran Bpjs Ketenagakerjaan Cabang Cilacap Agus Pandu Indra Putra menjelaskan pedagang pasar rakyat akan di beri pengarahan akan pentingnya perlindungan Bpjs Ketenagakerjaan jika saat berangkat atau pulang berdagang terjadi kecelakaan maka akan menerima pengobatan sampai sembuh,dan apabila pedagang sampai meninggal dunia maka akan menerima 48x upah dan apabila meninggal di luar jam kerja maka akan mendapatkan santunan sebesar  24.000.000 rupiah.
” Bpjs Ketenagakerjaan akan melindungi pekerja dari resiko sosial apabila terjadi kecelakaan kerja dan apabila terjadi kematian maka ahli warisnya akan bisa melanjutkan hidup secara mandiri , ” kata Agus Pandu.
” Di pasar saliwangi ini kurang lebih ada 130 pedagang yang melakukan kegiatan di pasar saliwangi,kami menargetkan 80 pedagang yang terjaring ikut dalam kepesertaan dalam Bpjs Ketenagakerjaa menimbang pedagang yg berusia 55 tahun  sudah tidak terapresisi dalam program Bpjs Ketenagakerjaan karena hanya dengan jumlah nominal yg cukup ringan dengan hanya Rp 16.800/bulan serta menyerahkan fotocopy Ktp dan mengisi formulir sudah dapat perlindungan yang bermanfaat bagi para pedagang , ” lanjutnya.
Selain sosialisasi melalui pengeras suara di titik tertentu di lokasi pasar, para karyawan Bpjs Ketenagakerjaan juga melakukan edukasi tatap muka dengan para pedagang di tempat mereka berjualan dan menyebarkan brosur, selain itu juga melakukan transaksi pendaftaran menjadi peserta Bpjs Ketenagakerjaan.
” Harapan kami seluruh pekerja baik di sektor penerima upah maupun di sektor bukan penerima upah dalam melakukan aktifitas pekerjaan telah mendapatkan perlindungan dan merasa nyaman dalam melakukan pekerjaannya , ” ungkap Agus Pandu.
(Nani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here