Terungkap, Pelaku Pembuangan Bayi di Cilacap

0
74

CILACAP, cilacapnews.com – Pelaku pembuangan bayi di pekarangan rumah warga di Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah akhirnya terungkap.

Tak butuh lama, Polisi dari Unit Reskrim Polsek Kroya, Polres Cilacap berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut kurun waktu 3 jam usai kejadian.

Peristiwa pembuangan bayi malang tersebut terjadi di Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap pada Jumat (12/08/2022) pagi dan sempat membuat geger warga sekitar.

Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga desa setempat bernama Sarino di genangan air setinggi 10 cm, tepatnya di pekarangan rumahnya sekitar pukul 07.25 WIB.

Diketahui, saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan dengan panjang 52 cm dan berat 4 kg sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Cilacap, Iptu Gatot Tri Hartanto mengatakan, anggota dari Unit Reskrim Polsek Kroya bersama Unit PPA Polres Cilacap sebelumnya telah melakukan penyelidikan hingga akhirnya terungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.

“Pelaku adalah ibu kandung dari sang bayi tersebut berinisial AAS warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Bayi malang tersebut diduga sengaja dibuang hingga kemudian meninggal dunia,” jelasnya, Minggu (14/8/2022).

Lanjut dia, penyidik telah melakukan pemeriksaan medis terhadap AAS dan menurut keterangan dokter, kondisi pelaku dinyatakan baru saja melahirkan 2 atau 3 hari sebelum mayat bayi tersebut dibuang.

Hal tersebut diperkuat berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa di dalam kandungan AAS masih terdapat sisa jaringan hasil melahirkan yang belum bersih.

“AAS tega membuang bayinya setelah dilahirkan dimungkinkan karena takut ketahuan kalau bayi tersebut adalah hasil dari hubungan terlarang dengan seorang laki-laki,” ujar Gatot.

Lebih lanjut, diungkapkannya, keberadaan pelaku saat ini sedang dirawat di sebuah Rumah Sakit dan dalam masa pemulihan oleh pihak medis.

“Nanti setelah kondisinya membaik, akan dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam lagi terhadap pelaku,” pungkas Gatot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here