Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur Berhasil Ungkap Tujuh Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan

0
47

Jakarta, cilacapnews.com – Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Di Wilayah Hukum Polres Tangerang Selatan bertempat di Aula Lt. 4 Polres Tangerang Selatan sekitar pukul 13:00 Wib s/d selesai. Sabtu, (13/11/2021).

Adapun pelaksana Konferensi Pers, AKBP Dr. Iman Imanuddin, SH.,S.IK.,MH. (Kapolres Tangerang Selatan), KOMPOL A. Yulianto (Kapolsek Ciputat Timur), AKP Angga Surya Saputra, SIK.M.SI.M.S.S (Kasat Reskrim), IPDA Dede Supriyanto, S.Tr.K (Kanit Resmob), IPTU Deni Nova Hermawan, S.H (Kanit Reskrim Ciputat Timur), Briptu Retno Murti Ramadhani (Polwan Bag Sumda).

Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur dan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan telah berhasil mengungkap Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP yang terjadi di wilayah hukum Polsek Ciputat Timur.

Waktu dan lokasi kejadian pada Hari Rabu, (10/11/2021) sekira jam 23.00 WIB di Jl. Serua Indah Depan SMP Tirta Buaran Kel. Serua Kec. CIputat Kota Tangerang Selatan, dan pada Hari Rabu, (10/10/ 2021), sekira jam 23.20 WIB di Jl. Ir. H. Juanda Depan Kantor Notaris Yasman Kel. Rempoa Kec. Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan.

Modus operandi para pelaku diduga melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara melukai korban dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit danmerampas Sepeda Motor milik korban. Adapun korban N.F (24) Laki-Laki, dan M.A.M (24), Laki-Laki

Kapolres Tangerang Selatan AKBP DR.Iman Imanuddin,SH.,S.IK.,MH Menjelaskan, Kronologis pada hari Rabu, (10/11/2021) pukul 23.00 Wib, para tersangka yang berjumlah 7 (Tujuh) orang Laki- Laki dengan menggunakan 3 (tiga) unit Sepeda Motor yang saling berboncengan (Masing-masing Berboncengan) melintas di TKP I dan melihat korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor berboncengan. Para tersangka kemudian menghampiri dan melayangkan sabetan celurit kearah korban sehingga korban mempercepat laju kendaraannya hingga tiba di salah satu warung sembako dan memasuki warung sembako tersebut untuk berlindung.

Para tersangka turut mengejar korban sampai ke warung sembako tersebut dan kembali melayangkan sabetan dengan menggunakan celurit yang mengakibatkan luka robek pada bagian pinggang sebelah kiri dan paha sebelah kanan. Selanjutnya para tersangka pergi dan membawa 1 Unit Sepeda Motor milik korban berjenis Yamaha Mio berwarna Putih dibawa oleh para tersangka.

“Selanjutnya, ketika para tersangka melintas di TKP 2, para tersangka melihat korban lain yaitu 2 orang laki-laki tidak dikenal mengendarai sepeda motor Honda Revo, namun para korban menghindar dengan cara memutar balik dan saat memutar, korban menabrak gerobak sampah hingga terjatuh. Salah satu korban yang mengendarai Honda Revo melarikan diri sedangkan seorang lainnya berada di kolong gerobak, selanjutnya tersangka mengambil motor Honda Revo milik korban.”Imbuhnya.

Lebih lanjut, Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, Tim berhasil menangkap para tersangka pada Hari Jumat 12 November 2021 sekitar jam 20.00 Wib di rumah kontrakan para tersangka di Kec. Kramat Jati Kota Jakarta Timur.

Para tersangka A.S (20) Laki-Laki Peran : membacok 1 (satu) Celurit serta membacok punggung korban, M.I, (23) Laki-Laki Peran : Pemimpin sekaligus yang mempunyai rencana, membacok korban 2 (dua) kali dengan 1 (satu) bilah celurit. A.S.K (20) Laki-Laki Peran : menakut-menakuti korban di warung sembako Jl. Serua Indah. M (18) Laki-laki Peran : Membawa Sepeda Motor Mio Putih hasil curian, K.W, (21) Laki-Laki Peran : Sebagai joki mengendarai motor Beat Warna Merah Putih, membonceng ASK, M.S (28)Laki-Laki Peran : Sebagai Joki mengendarai Honda Kharisma, membonceng AS, dan C (27) Laki-Laki Peran : Sebagai Joki mengendarai CBR, membonceng M.I

Dengan Barang bukti 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Honda CBR Warna Merah, Nopol : B-6468-BLK, 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat Warna Putih, Nopol B-4288-TLB, 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat Warna Putih, Nopol, 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Honda Kharisma Warna Putih, 2 (Dua) Buah Senjata Tajam Jenis Clurit dan 1 (Satu) Buah Ukulele.

“Pasal yang dilanggar, Pencurian Dengan Kekerasan yang sebagaimana dimaksud dalam Rumusan Pasal 365 Jo 64 KUHP di ancam dengan pidana penjara paling lama 9 (Sembilan) tahun.”pungkasnya. (des)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here