Upacara Bendera Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-76

0
43

Cilacap, cilacapnews.com – Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si. beserta Forkopimda Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Ke-76 Republik Indonesia Tahun 2021 di Halaman Pendopo Kabupaten Cilacap, Selasa (17/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si. Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji , Danlanal Cilacap KOLONEL LAUT (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos., Dandim 0703 Cilacap LETKOL INF. Andi Afandi, S.I.P, Ketua DPRD Cilacap Taufik Hidayatulloh, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap T. Tri Mulyanto , S.H., M.H. , Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Sukri Sulimin, Ketua Pengadilan Agama Cilacap Drs. H. Saefuddin Turmudzi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Purwati, S.Pd. dan Para Peserta Apel (Anggota TNI, Polri, dan PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah Kab Cilacap )

Kegiatan upacara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-76 dilaksanakan dengan SOP Protokol Kesehatan yang ketat dan diikuti oleh Seluruh Forkopimda Kabupaten Cilacap.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah yang di bacakan oleh Bupati Cilacap menjelaskan bahwa Hari ini adalah tahun kedua kita merayakan kemerdekaan di tengah pandemi. Seratus ribu lebih saudara kita gugur. Tiga juta lebih saudara kita merasakan perih. Banyak orang bertumbangan. Pedagang, pengusaha, karyawan termasuk tenaga medis. Bukan hanya sektor perekonomian dan kesehatan, hampir seluruh lini kehidupan terkena pukulan telak pandemi ini. Setiap hari, kabar orang meninggal maupun usaha yang gulung tikar kita dengar.

“Saya harapkan menular pada panjenengan semua yang saat ini sedang menjalani isolasi. Panjenengan tidak sendirian. Yang penting, kita harus terus berjuang untuk pulih dan meningkatkan imun. Jangan loyo apalagi nglokro. Bapak ibu” ucapnya

Kabupaten Kota juga telah melakukan hal serupa. Termasuk teman-teman kepolisian. Mungkin itu belum cukup, kita masih harus membantu mereka dalam hal pendidikan dan mendampingi mereka meraih seperti semakin dahsyat. Masa depan. Perjuangan bersama-sama inilah yang akan membuat masyarakat kuat menghadapi cobaan.

Proklamasi Kemerdekaan bukanlah ujung perjuangan. Nyatanya, setelah Bung Karno dan Bung Hatta membacakan naskah proklamasi, Indonesia masih harus berperang melawan agresi militer Belanda, masih harus perang membebaskan Irian Barat. Pertempuran demi pertempuran masih harus dihadapi bangsa kita.

Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Lima Hari di Semarang, Perang Puputan Bali serta pertempuran-pertempuran mela-wan pemberontakan saudara sendiri. Di masa sekarang ini, pertempuran dalam medan dan cara yang berbeda juga terus kita alami. Melawan kemiskinan, melawan kebodohan, melawan narko-ba, terorisme dan radikalisme. Kita juga masih harus bertempur habis-habisan untuk menegakkan.

Dan pandemi ini benar-benar jadi kaca benggala yang sempurna untuk kita menilai diri sendiri. Di satu sisi, covid memang telah melumpuhkan kita. Tapi di sisi yang lain, si covid ini justru menampar kesadaran bahwa perjuangan harus terus kita lakukan. Cita-cita kemandirian harus kita wujudkan.

Jangan sampai 10-20 tahun mendatang ketika misalnya terjadi pandemi lagi, kita masih sama seperti ini, terperosok dan terseok-seok seperti ini. Hanya keledailah yang akan jatuh ke lubang yang sama. Kita menolak jadi bangsa keledai. Kita Bangsa Indonesia, Garuda lambang negaranya. Garuda kita harus terbang, mengepakkan sayap menuju kejayaan.

Saya berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa, agar seluruh rakyat Indonesia, seluruh bangsa Indonesia diberi karunia kekuatan hati dan pikiran untuk mewujudkan kemakmuran. Tidak mulai besok, tidak mulai lusa tapi mulai SEKARANG!. MERDEKA!

Selama kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih berlangsung dengan hikmat dan tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemic covid-19 saat ini. (sas/humaspolres).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here