Zoom Meetings, Mengenalkan Hal Ihwal LBH-PK kepada LBH-PK Korwil Jabar

0
63

Purwokerto, cilacapnews.com – Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum Perisai Kebenaran (LBH-PK) Pusat gelar zoom meetings bersama ketua LBH-PK Korwil Jawa Barat, Senin (12/7) malam. Zoom meetings dilaksanakan diruang rapat utama kantor pusat LBH-PK Kranji, Purwokerto.

Hadir mendampingi ketua umum adalah Sekretaris Jenderal Diah Ariwati, SH, Kadiv Organisasi, Sumber Daya Manusia dan Program Bantuan Hukum Hartomo, SH., MH serta Kadiv IT Dwiyan Adistira, S.Kom. Sebelum pelaksanaan zoom meetings ketua umum H. Sugeng, SH., MSI juga menggelar komunikasi via telepon dengan Kapala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) Paralegal LBH-PK yang sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta Wagiman, S.Fil., SH., MH., CTL., CCCLE., CIArb.

Komunikasi Sugeng dengan Kapusdiklat Paralegal berkaitan dengan hasil Bimbingan Teknis (Bintek) bersama Kemendikbudristek.

Sementara berkaitan zoom meetings adalah upaya mengenalkan hal ihwal LBH-PK kepada LBH-PK Korwil Jabar. Dalam zomit tersebut disampaikan mengenai sejarah, pendiri, legalitas, visi misi, filosofi dan kegiatan serta berbagai kerjasama yang dilakukan LBH-PK.

“Organisasi atau lembaga apapun kalau sudah berjalan sendiri-diri dan mementingkan kepentingan sendiri itu sudah tidak sehat,” ungkap Sugeng saat zomit berlangsung.

Sementara itu Ketua LBH-PK Korwil Jawa Barat Asep Ririd Karana, SH., CH menanyakan berkaitan SOP berlembaga. “SOP yang berlaku selama ini di LBH-PK itu bagaimana ?,” tanya Asep. Sebagai pendiri, direktur dan ketua umum maka Sugeng sudah jelas lebih memahami, berpengalaman dalam hal bagimana memutar roda organisasi yang di dalamnya berhimpun para advokat.

Selain ada dasar yuridis (legalitas formal lembaga) LBH-PK juga mempunyai nilai-nilai religius dan filosofis yang diyakini lembaga. Ada aturan main internal lembaga yang mengikat para advokat dan pengurus lembaga. “LBH-PK dibangun dengan 5 Karakter dan 4 Tertib,” terang Sugeng.

Bangunan 5 Karakter ini, kata Sugeng, adalah Keyakinan, Kejujuran, Kebersamaan, Keterbukaan, Loyalitas dan 4 Tertibnya meliputi Administrasi, Personalia, Keuangan dan aset (melalui inventarisasi aset). Kemudian tak lupa Sugeng menjelaskan bangunan dasar 5 Karakter dan 4 Tertib tersebut yang selama ini dijalankan di LBH-PK. Berkaitan akreditasi A, Sugeng mengatakan bak sebuah keris sakti yang ampuh semisal Empu Gandring.

“Akreditasi A itu ibarat keris sakti, ampuh Empu Gandring, tinggal pemakaianya saja,” pungkas Sugeng yang juga sebagai Ketua Umum Forum Nasional Bantuan Hukum (Fornas-Bankum) dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Penasehat dan Konsultan Hukum Indonesia (Perhakhi) sebuah organisasi advokat besutan advokat beken Dr. Hj. Elza Syarief, SH., MH. (cn/tro/05).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here